Supaya Tidak Terbakar, Kenali Penyebab Mobil Menjadi Panas

Ditulis oleh : Hizkia Oloan Panjaitan

29 Nov 2019

momobil.id - Mengecek kondisi mobil secara berkala merupakan salah satu cara agar kendaraan tetap dalam kondisi prima. Namun terlepas dari seberapa rajinnya pemilik mengecek dan merawat mobil, seseorang tidak akan pernah tahu kapan bencana akan muncul. Salah satunya yakni mobil terbakar tiba-tiba ketika sedang dalam perjalanan. Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan mesin mobil menjadi panas hingga terbakar.

Peristiwa mobil yang terbakar ini biasanya terjadi karena korsleting arus listrik. Korsleting arus listrik merupakan salah satu faktor pemicu percikan api. Jika percikan api tersebut berjatuhan ke komponen mesin yang mudah terbakar seperti pembungkus kabel, atau bahkan karburator, maka api akan lebih cepat membara.

Faktor lain yang bisa jadi penyebab mobil terbakar ialah panas yang berlebihan. Misalnya, pada bagian Catalytic Converter. Komponen ini berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang karbon pada mobil. Emisi karbon itu sendiri mengandung banyak zat yang sangat berbahaya, seperti Carbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), Nitrogen Oksida (NOx) dan masih banyak lagi. Komponen ini mempunyai suhu yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi faktor yang menyebabkan mobil terbakar.

Pada saat mobil melaju, oli juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab mobil terbakar. Pasalnya, karakteristik oli mudah sekali terbakar jika terkena sumber panas. Misalnya, sistem oli bocor lalu tetesan oli menetes ke mesin dengan kondisi yang panas. Jika seal atau sekat oli rusak, hal ini akan menjadi penyebab oli merembes dan merambat ke bagian mesin mobil, sehingga sangat berpotensi terbakar.

Kebocoran pada selang atau tangki bahan bakar di area mesin mobil juga sangat berpotensi terjadinya kebakaran pada mobil. Penyebab mobil terbakar karena faktor eksternal sangat harus diperhatikan, misalnya memarkir mobil dekat dengan sumber api, membuang puntung rokok di dalam mobil, meninggalkan kain/lap atau bahan apapun di area mesin mobil dan sebagainya.

Nah,setelah mengetahui faktor-faktor penyebab mobil menjadi panas hingga terbakar, berikut ini merupakan tip mencegah mobil terbakar.

Gunakan lampu original jika wiring belum dimodifikasi

Sumber Foto : AutoBlog

Modifikasi ringan seperti mengganti lampu bawaan mobil dengan lampu after sales biasanya sering dilakukan guna menghasilkan efek cahaya yang berbeda dari sebelumnya.

Sah-sah saja melakukan modifikasi ringan ini, asal pemilik mobil harus memperhatikan bahwa spesifikasi lampu harus sesuai dengan bohlam aslinya. Karena penggunaan bohlam yang tidak sesuai dengan spesifikasi kelistrikan mobil dapat menyebabkan lampu panas dan akhirnya meleleh, sehingga rawan terjadi kebakaran.

Gunakan relay dan sekering

Sumber Foto : TheSun

Agar lampu aman dari kebakaran, sebaiknya gunakan fuse dan relay. Fuse ini sendiri akan melindungi kelistrikan dari kebakaran dengan memutuskan rangkaian ketika adanya lonjakan dari aliran arus. Sementara itu relay akan melindungi saklar dari potensi arus besar sehingga potensi panas yang dihasilkan tidak berlebihan.

Cek kabel dan konektor

Sumber Foto : PicClick

Penyebab lain mobil terbakar ini cukup sepele yakni kabel yang terkelupas. Hal ini mengakibatkan kawat tembaga menyentuh blok mesin atau komponen mobil lain yang berbahan logam.

Perlu diketahui bahwa komponen mobil berbahan logam (konduktor) terhubung ke masa atau negatif baterai. Biasanya timbul karena faktor ketidaksengajaan, atau karena ulah tikus yang menggigit kabel hingga terkelupas bahkan sampai putus. Karena itu, pemilik kendaraan perlu mengecek kondisi mesin mobil secara berkala agar hal tersebut bisa dihindari. Jangan lupa untuk merapikan kabel guna meminimalisir terjadinya korsleting pada kabel.

Cek kabel pada baterai dan starter

Sumber Foto : CarFromJapan

Salah satu penyebab kabel starter terbakar karena koneksi terminal starter dengan kabel aki kurang kencang. Hal ini dapat menyebabkan kinerja motor starter terganggu.

Dinamo starter itu sendiri sebagai beban listrik yang memakan arus yang cukup besar. Nah, jika kabel kurang kencang akan menimbulkan peningkatan suhu di sekitar koneksi yang kendor dan sangat berpotensi menyebabkan mobil terbakar.

Pastikan catalytic converter tidak mengenai karpet peredam

Sumber Foto : BellinghamHerald

Harus diperhatikan nih, sesekali coba intip bagian kolong mobil. Lihat pada bagian catalytic converter. Pastikan komponen tersebut tidak berdekatan dengan karpet peredam atau komponen lain yang mudah terbakar. Untuk mengurangi risiko, lebih baik pasang pelindung panas pada catalytic converter tersebut.

Perhatikan selang bahan bakar

Sumber Foto : DesertCarCare

Rata-rata selang bahan bakar mobil dari tanki menuju mesin terbuat dari bahan mika. Bahan ini kurang kuat teradap lekukan dan tumbukan benda keras. Jika pecah, bensin akan bocor dan membasahi bagian mobil.

Dapat dipastikan risikonya ialah kebakaran karena bensin merupakan bahan yang mudah sekali terbakar. Selain dari selang, pemilik mobil juga harus memeriksa sambungan selang bensin dengan filter atau dengan pipa delivery pada mesin. Pastikan sambungan ini kencang dan tidak ada kebocoran.

Gunakan kabel berdiameter besar

Sumber Foto : Napa

Pada sistem kelistrikan, kabel yang kecil akan cepat panas apabila dialiri arus litrik yang berkapasitas besar, sehingga rawan sekali terjadi lelehan pada isolator kabel dan dapat membuat kabel jadi terkelupas. Beban seperti lampu dan klakson akan lebih tepat jika menggunakan kabel dengan diameter yang lebih besar.

Service mobil secara rutin

Sumber Foto : Vavilova

Guna menjaga performa mesin tetap prima dan mencegah berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab mesin mobil menjadi panas, lakukan service mobil secara berkala. Service ini juga berguna untuk mencegah masalah seperti korsleting yang menyebabkan mobl terbakar, karena pada saat melakukan service mobil, maka semua sistem pada mobil akan mengalami pemeriksaan sehingga bisa diketahui apabila terjadi kerusakan pada mobil.

  • Featured Article
  • kelistrikan mobil
  • mobil terbakar
  • mesin mobil panas
  • penyebab mesin panas

Cari Mobil

Baru
Bekas
2009
2019

Actions

Mobil yang disarankan

PALEMBANG

2015
Manual

105 juta

JAKARTA BARAT

2015
Otomatis

245 juta

MEDAN

2018
Manual

127 juta

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... karena hanya momobil.id satu-satunya used-car marketplace atau e-commerce otomotif yang memberikan layanan pembiayaan sendiri dan terpercaya dari Adira Finance yang berkomitmen menjadi perusahaan pembiayaan terbaik dan terdepan di Indonesia. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi beli mobil bekas atau kredit mobil bekas di momobil.id.
Sebagai salah satu automotive marketplace atau situs jual beli mobil terbaik di Indonesia, momobil.id hadir untuk memberi solusi bagi penjual dan pembeli mobil bekas di Tanah Air, karena tak bisa dipungkiri bahwa pasar mobil bekas di Tanah Air masih sangat menjanjikan dan bila dikelola dengan baik akan turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi bangsa. Untuk itulah, Adira Finance melalui momobil.id ambil bagian dalam kontribusi tersebut, dengan membantu para penjual dalam memperluas pangsa pasar mereka secara digital (memasarkan atau menjual mobil bekas mereka ke seluruh Indonesia). Sedangkan untuk pembeli, momobil.id membantu dalam memberikan pilihan mobil bekas berkualitas, memberikan berbagai berbagai promo menarik, serta memberikan layanan pembiayaan atau kredit mobil bekas terbaik dan terpercaya dari Adira Finance.
Jadi, mo cari mobil bekas? Mo kredit mobil bekas? Atau mungkin, mo jual mobil bekas? Pilih momobil.id aja! Jual beli mobil: Mudah, aman, dan nyaman!
Read More