Tertarik Meminang Toyota Kijang Super? Kenali Jenis Bodinya Dahulu

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 28 May 2020

Tertarik Meminang Toyota Kijang Super? Kenali Jenis Bodinya Dahulu

momobil.id – Toyota Kijang adalah salah satu mobil Toyota yang paling populer dan memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Generasi Ketiga dari Toyota Kijang ini dinamai Toyota Kijang Super. Kijang Super dibagi menjadi dua, yaitu sasis pendek yang berkode KF40 dan sasis panjang yang berkode KF50. Selain jenis sasis, Kijang Super juga dapat dibedakan berdasarkan teknologi perakitan bodi yang dipakai. Ada dua teknik perakitan, yaitu Full Pressed Body (FPB) dan Toyota Original Body (TOB). Berikut pembahasannya.

Full Pressed Body (FPB)

Toyota Kijang dengan Full Pressed Body (FPB) dijual pada tahun 1986 sampai dengan tahun 1992. Kijang Super (FPB) ini dirakit oleh tiga perusahaan terpilih, yaitu Nasmoco Auto Body, Superior Coach, dan Nusa Cendana harum. Full Pressed Body dalam hal ini memiliki arti bahwa pembuatan panel bodi menggunakan mesin pres / proses stamping. Pada model FPB, cara pengaplikasian bodi mobil mayoritas menggunakan sambungan antar pelat. Hal ini tentunya membuat penggunaan dempul sedikit, hanya sekitar 2,5kg per mobil. Kijang Super FPB memiliki stiker bertuliskan Full Pressed Body yang ditempel pada kaca belakang.

Kijang Super FPB memiliki 2 jenis bodi, yaitu FPB sasis pendek dan FPB sasis panjang. FPB sasis pendek memiliki 3 pintu, yaitu dua di bagian depan dan satu bagian belakang. Untuk masuk ke dalam baris kedua, pemilik mobil perlu memajukan jok depan terlebih dahulu. Penambahan satu pintu pada sebelah kiri di bagian jok baris kedua dirilis pada tahun 1989. Untuk FPB sasis panjang sudah tersedia 4 pintu, yaitu 2 bagian depan, 1 bagian belakang, dan satu pada samping kiri untuk mengakses jok baris kedua.

Baca Juga : Perubahan Toyota Kijang dari Masa ke Masa

Toyota Original Body (TOB)

Kijang Super versi Toyota Original Body (TOB) muncul pada tahun 1992. Proses dari perakitan Kijang TOB sama dengan model FPB, namun jumlah komponen untuk membentuk bodi lebih sedikit. Dalam perakitan Kijang TOB, jumlah komponen bodi hanya 8 panel dari sebelumnya sebanyak 30 panel. Tujuan dari TOB ini adalah untuk menjaga orisinalitas bodi dan bebas dempul. Tentunya teknik pengelasan Kijang TOB lebih canggih dibanding versi sebelumnya. Semua tipe Kijang TOB memiliki pintu di kanan dan kiri untuk akses jok baris kedua.

Kijang Super TOB ini lebih dikenal dengan nama Toyota Kijang Grand. Nama ini berasal dari varian tertinggi yang dilakukan saat Kijang TOB diluncurkan. Terdapat beberapa model dari Kijang ini, yaitu Grand Deluxe dan Grand Extra. Varian Grand Deluxe terdiri dari SGX (sasis pendek) dan LGX (sasis panjang). Grand Extra merupakan tipe termahal dari Kijang Super TOB.

Sumber gambar: wikipedia.org



Kembali ke atas