Tesla Dilarang Gunakan Pesan Autopilot Pada Iklan Mobil di Jerman

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 19 July 2020

Tesla Dilarang Gunakan Pesan Autopilot Pada Iklan Mobil di Jerman

momobil.id – Salah satu fitur menarik pada mobil besutan Tesla adalah kehadiran autopilot yang memungkinkan mobil bergerak sendiri tanpa dikendalikan oleh pengemudi. Namun fitur canggih tersebut kini menjadi subjek gugatan di pengadilan Jerman.

Seperti dilansir Kontan.co.id yang mengutip Bloomberg, pembuat mobil asal California ini dituntut oleh Center for Protection Against Unfair Competition, sebuah organisasi nirlaba yang didanai oleh perusahaan dan kelompok industri. Dalam tuntutan tersebut Tesla digugat mengenai cara produsen mobil tersebut mempromosikan fitur bantuan pengemudi yang sebagian otomatis.

Dalam gugatan itu, Tesla menjanjikan pelanggan untuk mendapat mobil dengan fitur yang lebih dari sebuah fitur Autopilot. Pengadilan di Munich mengindikasikan selama sidang bulan lalu bahwa tuntutan dari organisasi tersebut memiliki kemungkinan untuk menang di pengadilan.

“Kerangka hukum untuk mengatur mengemudi kendaraan otonom dalam kota bahkan belum ada di Jerman,” kata Andreas Ottofuelling.

Pabrikan mobil asal Palo Alto ini sebelumnya membuat klaim pada kemampuan Autopilot selama beberapa tahun kedepan. Namun penawaran tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2016. Hingga tahun 2020 ini, Tesla masih memerlukan pengemudi dalam pembuatan sistem Autopilot yang memilki kemungkinan untuk menguasai pasar mobil termasuk di Jerman.

Baca juga: Jangan Direndam Bensin, Begini Cara Membersihkan Busi

Jika pengadilan memihak organisasi persaingan sehat, Tesla harus menghapus semua klaim terkait Autopilot dari situs webnya. Tentunya hal tersebut akan menambah satu kendala lagi bagi Tesla yang akan dihadapu untuk pasar Eropa. Peraturan tersebut telah memaksa Tesla untuk membatasi bagaimana fitur Autopilot dapat digunakan.

Pada akhirnya, pengadilan Jerman pun memutuskan bahwa Tesla telah menyesatkan pelanggan mengenai mobil self driving atau sistem autopilot yang disebut semi-autonomous driving system. Seperti dilansir Okezone, pengadilan yang berada di Munich ini selanjutnya melarang Tesla menggunakan pesan tertentu terkait sistem autopilot ini dalam iklannya di Jerman.

Sementara itu, CEO Tesla, Elon Musk mengatakan baru-baru ini jika Tesla sudah ‚Äúsangat dekat” untuk mencapai otonomi Level 5 tahun ini. “Saya tetap yakin bahwa kami akan memiliki fungsionalitas dasar untuk otonomi Level 5 yang akan selesai tahun ini,” kata Musk pada pesan video di World Artificial Intelligence Conference di Shanghai.



Kembali ke atas