Tidak Sulit! Ini Tips Merawat Mobil Hybrid

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 12 June 2020

Tidak Sulit! Ini Tips Merawat Mobil Hybrid

momobil.id – Sebagian orang menganggap bahwa merawat mobil hybrid akan lebih susah dibanding merawat mobil bensin. Namun, perawatan mobil hybrid tidak sesulit apa yang dibayangkan. Untuk perawatannya, merawat mobil hybrid sama saja seperti merawat mobil bensin. Meskipun demikian, ada beberapa perbedaan dalam merawat mobil hybrid. Berikut adalah tips untuk merawat mesin mobil hybrid agar lebih awet.

Lakukan Pengecekan pada Pendingin Filter Kipas Baterai

Pemilik mobil hybrid perlu mengecek pendingin filter kipas untuk baterai. Baterai pada mobil hybrid biasanya terletak pada bagian bawah jok. Keluarkan kipasnya terlebih dahulu lalu dibersihkan dan dicek. Untuk filter kipas sendiri, pengecekan dilakukan selama 6 bulan sekali, atau per 10.000km. Penggantian dari komponen ini pun relatif cukup lama, yaitu per 80.000km. Untuk harganya sendiri, filter kipas dibanderol relatif murah, yaitu Rp 60.000,-

Pemeriksaan Baterai

Baterai merupakan salah satu komponen paling penting pada mobil hybrid. Selalu cek baterai pada mobil hybrid setiap satu bulan sekali, dan bersihkan korosi pada terminal. Jika ada komponen baterai yang rusak atau mengganggu keamanan, segera ganti agar komponen mobil tetap bekerja secara optimal.

Hindari Mencuci Mesin Sembarangan

Hal yang perlu diperhatikan ketika mencuci mobil hybrid adalah pada bagian mesin. Disarankan untuk berhati-hati saat mencuci mesin mobil hybrid agar komponen tidak rusak. Mencuci mesin hybrid sembarangan akan berdampak pada kerusakan komponen dalam mesin. Pemilik mobil hybrid disarankan membersihkan mesin dengan mengelap saja. Selain itu, pemilik mobil juga disarankan untuk tidak mencuci bagian kolong agar menghindari kerusakan komponen yang akan menyebabkan baterai bermasalah.

Baca Juga : Tips Merawat Mesin Diesel Turbo Supaya Lebih Awet

Periksa Komponen Kendaraan Hybrid

Komponen mobil hybrid hampir sama dengan mobil bermesin bensin. Lakukan pengecekan pada engine, sasis, dan electrical. Untuk mobil hybrid, pemilik mobil perlu mengecek saringan dan cairan pendingin per 40.000 km. Pemilik mobil juga perlu mengecek inverter secara rutin. Inverter ini berfungsi untuk mengubah tenaga baterai menjadi tenaga penggerak.


Kembali ke atas