Tip Menyetir Mobil Ketika Hujan agar Tak Hanyut dalam Kenangan

Ditulis oleh : Syah Rezi Tungga Dewi

16 October 2019

Tip Menyetir Mobil Ketika Hujan agar Tak Hanyut dalam Kenangan

momobil.id – Ketika hujan deras sudah melanda, kondisi yang dihadapi ketika sedang menyetir mobil tentu tidak sama ketika menyetir dalam cuaca cerah. Bagi individu yang biasa bepergian dengan mobil dan memiliki mobilitas tinggi, tentu tidak bisa menunda mobilitasnya. Beberapa orang memutuskan tetap nyetir mobil meski sedang hujan.

Padahal, menyetir mobil ketika hujan memiliki beberapa risiko. Risiko tersebut antara lain mobil bisa tergelincir ketika sedang berjalan, ban mobil masuk ke selokan, hingga risiko kecelakaan. Untuk menghindari resiko tersebut, yuk simak tip berkendara ketika menerobos hujan!

Periksa tekanan ban

Pastikan tekanan ban dalam keadaan normal. Tekanan ban menjadi faktor yang penting dalam mengantisipasi risiko kala menyetir mobil dalam kondisi hujan. Tekanan udara pada ban berpengaruh untuk menghindari ban melayang saat menyetir ketika hujan yang nantinya akan menyebabkan ban tergelincir.

Hindari terhalangnya jarak pandang

Jarak pandang yang terganggu akan membuat pengemudi tidak nyaman saat nyetir mobil ketika hujan. Pengemudi dituntut harus memastikan jarak pandangnya tidak terganggu. Bersihkan kaca mobil bagian depan dan belakang secara rutin.

Kaca mobil yang berembun juga tidak kalah menggangu.Agar lebih praktis, kamu bisa membawa cairan antikabut yang bisa digunakan setiap saat jika kaca mobil mulai berembun. Cairan antikabut ini dapat dibeli di toko perlengkapan otomotif.

Periksa kondisi semua lampu

Periksa lampu secara keseluruhan, mencakup lampu besar (head lamp) jarak dekat dan jauh, lampu sein , dan lampu darurat. Pastikan tidak ada kotoran yang menggangu di sekitar lampu. Cara aman mengendarai mobil saat hujan adalah memastikan semua lampu mobil bekerja dengan benar.

Lalu cek bagian arah lampu, misalnya headlight apakah sudah menyorot ke arah yang benar. Jangan sampai headlight mobil kamu justru malah mengganggu penglihatan pengendara lain.

Jangan menerobos genangan air yang terlalu tinggi

Menerobos genangan air yang telalu tinggi dapat mengakibatkan kecelakaan karena pengemudi tidak mengetahui apakah ada lubang besar atau selokan di jalan yang sedang dilintasi. Risiko terburuknya, kendaraan bisa ikut terseret arus jika selokan atau lubang tersebut merupakan sambungan dari sungai yang ada di sekitar jalan tersebut.

Selain itu, menerobos genangan air juga dapat menyebabkan mesin mobil mengalami kerusakan. Jika dipaksakan menerobos dan air sampai terhisap masuk ke dalam mesin melalui saluran udara, maka mesin mobil akan mati.

Sumber gambar: Weeks Insurance

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas