7 Tips Berbuka Puasa di Mobil yang Aman saat Berkendara

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 13 March 2024

7 Tips Berbuka Puasa di Mobil yang Aman saat Berkendara

momobil.id – Jadwal berbuka puasa umumnya berdekatan dengan jam pulang kantor. Kondisi jalanan yang ramai tentunya membuat perjalanan pulang ke rumah menjadi lebih lama. Tidak sedikit masyarakat yang perlu berbuka puasa saat perjalanan ketika masih dalam perjalanan. Agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman saat perjalanan, berikut ini beberapa tips berbuka puasa di mobil yang aman saat berkendara.

1. Persiapkan Bekal Makanan dan Minuman Sebelum Berkendara

Sebelum berkendara, ada baiknya untuk mempersiapkan bekal makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Siapkan makanan ringan seperti roti atau camilan. Selain itu, pengemudi juga bisa membawa air mineral atau air dalam kemasan dengan rasa yang manis dan menyegarkan.

Pengemudi disarankan untuk membawa makanan dan minuman yang mudah dibawa. Makanan dan minuman bisa diletakkan pada bagian yang mudah dijangkau dalam mobil, seperti cup holder, panel pintu, atau konsol tengah. Pastikan kemasan makanan dan minuman ditempatkan pada tempat yang aman agar tidak mudah jatuh dan berserakan.

2. Jangan Membawa Makanan Berat

Pengemudi tidak disarankan untuk membawa makanan berat saat berbuka puasa di perjalanan. Ada baiknya untuk membawa camilan ringan seperti kurma, kacang, atau biskuit untuk membantu mengisi perut saat berbuka.

Makanan berat mampu membuat pengemudi mudah mengantuk akibat kekenyangan dan tidak fokus selama mengemudi. Selain itu, hindari juga makanan yang mudah berantakan saat digigit karena dapat membuat kabin menjadi kotor.

3. Menyalakan Radio dalam Mobil

Tidak hanya digunakan sebagai media hiburan, radio juga bisa difungsikan sebagai sumber informasi dan pengingat untuk berbuka puasa. Stasiun radio akan mengumandangkan adzan magrib, yang tentunya menjadi pengingat bagi masyarakat muslim untuk berbuka.

4. Berhenti di Tempat yang Aman untuk Berbuka

Ketika hendak berbuka puasa, pastikan untuk menepikan kendaraan di tempat yang aman dan cukup ramai. Misalnya seperti rest area di jalan tol, masjid, mini market, atau pom bensin. Hindari berhenti di bahu jalan meskipun hanya dalam waktu yang singkat. Hal ini dapat menghambat laju kendaraan lain dan memicu terjadinya kecelakaan. Pastikan posisi tempat berhenti tidak mengganggu aktivitas lain dan aman.

Baca Juga: Supaya Tetap Aman, Ini Tips Berkendara saat Bulan Puasa

5. Hindari Berbuka Puasa Sambil Mengemudi

Apabila tidak menemukan tempat berhenti yang aman untuk berbuka, jangan paksakan untuk membatalkan puasa saat mengemudi, terlebih saat berkendara di kecepatan yang tinggi. Ketika berada dalam kondisi tersebut, pengemudi bisa minum atau makan sebutir kurma untuk berbuka puasa. Patut dicatat bahwa pengemudi perlu tetap fokus dan tidak mengalihkan perhatian ke hal lain saat berbuka puasa di perjalanan.

6. Menyiapkan Hand Sanitizer dan Tissue Basah

Pengemudi perlu menyiapkan hand sanitizer dan tissue basah ketika berbuka puasa dalam perjalanan. Tissue basah dan hand sanitizer dapat digunakan untuk membersihkan tangan sebelum dan sesudah berbuka. Kedua barang tersebut bisa membantu mencegah penyebaran bakteri. Selain itu, tissue basah juga bisa digunakan untuk membersihkan remah-remah makanan dalam mobil.

7. Jaga Konsentrasi saat Berkendara

Salah satu hal yang paling penting saat berkendara di bulan puasa adalah jaga konsentrasi. Fokus pada perjalanan dan lalu lintas saat mengemudi, meskipun ketika berbuka puasa di dalam mobil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Itulah sejumlah tips yang bisa dilakukan saat berbuka puasa di dalam kendaraan. Pengemudi tentunya juga harus mementingkan keselamatan berkendara agar sampai dengan selamat di tujuan. Temukan mobil favorit kamu gak pake ribet, download aplikasi adiraku sekarang.

mobil terkait

Rp 175.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 285.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 370.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 165.000.000

Individu

SIDOARJO

Rp 145.000.000

Individu

SIDOARJO

Rp 98.000.000

Individu

SIDOARJO


Kembali ke atas