Tips Berkendara Ketika Mobil Keluar dari Badan Jalan

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 23 August 2020

Tips Berkendara Ketika Mobil Keluar dari Badan Jalan

momobil.id – Ketika mengemudikan mobil, syarat utama yang harus dipenuhi pengemudi adalah tetap konsentrasi melihat jalan dan kondisi lalu-lintas di sekitarnya. Ini merupakan tips sederhana ketika berkendara agar tetap aman selama dalam perjalanan.

Namun tak menutup kemungkinan pengemudi bisa saja kehilangan konsentrasi. Akibat dari kehilangan konsentrasi itu bisa saja membuat mobil keluar dari badan jalan. Jika menghadapi situasi seperti ini, pengemudi jangan panik dengan langsung membanting setir ke badan jalan.

Alasannya, hal tersebut memiliki potensi bahaya jika dilakukan. Tips berkendara jika menghadapi situasi seperti itu adalah tetap membiarkan mobil berada di pinggir sambil menurunkan kecepatan. Jika kondisi sudah aman, baru kembali masuk ke badan jalan.

Menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, ada dua potensi bahaya yang bisa sewaktu-waktu terjadi jika pengemudi langsung membanting setir ketika berada dalam situasi tersebut.

Pertama, potensi mobil terbalik. Situasi ini rentan terjadi di ruas jalan yang ketinggian antara badan jalan dan bahu jalannya terlalu jauh. Sehingga memicu gesekan antara ban dan dinding badan jalan.

“Begitu mobil keluar dari badan jalan yang bahu jalannya belum ideal, artinya selisihnya tinggi sekali, itu gampang sekali terbalik,” ujar Jusri saat dihubungi Kompas.com. Potensi bahaya selanjutnya adalah tabrak samping. Jusri menilai potensi bahaya ini bisa terjadi jika mobil yang keluar badan jalan langsung kembali ke lintasan, di sisi lain ada mobil lain yang melintas.

Baca juga: Perhatikan Hal Berikut Ketika Menggunakan Seat Belt

Atas beberapa potensi bahaya itulah, Jusri menyarankan apabila mobil keluar badan jalan, sebaiknya pengemudi tetap membiarkan mobilnya berada di pinggir sambil menurunkan kecepatan. Setelah itu, perhatikan kembali kondisi sekitar. Jika sudah aman, barulah mobil bisa masuk kembali ke badan jalan. “Jadi jangan seketika dengan kecepatan semula balik kembali ke badan jalan, itu bahaya sekali,” tutur Jusri.



Kembali ke atas