Tips Menjaga Tekanan Angin Ban Pada Mobil yang Jarang Dipakai

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 1 August 2020

Tips Menjaga Tekanan Angin Ban Pada Mobil yang Jarang Dipakai

momobil.id – Mobil yang lebih banyak diam di garasi bukan berarti lebih bagus ketimbang mobil yang sering dipakai. Salah satu masalah yang bisa terjadi pada mobil yang jarang dipakai adalah menyusutnya tekanan angin ban mobil lantaran jarang digunakan.

Ketika mobil hanya diam di rumah dalam waktu yang lama, salah satu komponen yang harus diperhatikan adalah kondisi ban. Pemilik kendaraan perlu sesekali memerika tekanan angin ban mobil saat WFH atau work from home agar kondisi ban tetap prima.

Berkurangnya udara dari dalam ban menjadi hal yang wajar jika mobil lama tidak digunakan. Hal ini disebabkan lantaran konstruksi karet ban tidak sepenuhnya rapat dan mampu menahan udara dari dalam ban agar tidak keluar. Selain itu, mobil yang tak digunakan dalam jangka panjang berpotensi membuat tapak ban yang menumpu bobot mobil menjadi rata alias flat spot.

Itu sebabnya mengapa mobil harus dibawa berjalan agar tapak ban yang menjadi tumpuan mengalami rotasi. Namun karena kondisi pandemi COVID-19 saat ini, masyarakat lebih memilih diam di rumah dan membiarkan mobilnya terparkir di garasi.

Hal ini tidak salah, namun pemilik mobil tetap harus memperhatikan tekanan angin pada ban guna mencegah flat spot. Ada dua tips merawat ban mobil saat WFH yang bisa dipraktikkan. Cara pertama yang paling mudah adalah rutin mengecek tekanan angin pada ban secara berkala. Jika tekanan angin sudah berkurang, segera tambahkan angin ke toko yang menyediakan pengisian angin atau SPBU yang memiliki fasilitas pengisian angin ban.

Ketika mengisi angin ban, sebaiknya menggunakan nitrogen karena molekulnya lebih besar ketimbang angin biasa. Hal ini membuat ban tidak mudah kempis karena nitrogen akan lebih sulit keluar melalui pori-pori ban.

Baca juga: Penyebab Ban Mobil Cepat Botak dan Cara Mengatasinya

Cara kedua, adalah menggantung keempat ban mobil menggunakan dongkrak. Cara ini cukup merepotkan karena harus menggunakan empat dongkrak agar keempat ban mobil tidak menapak lantai. Selain repot ketika memasangnya, pemilik mobil juga akan kembali direpotkan ketika mencopot dongkrak saat hendak menggunakan mobil.

Selain dua cara di atas, pemilik mobil juga bisa melakukan tambahan perawatan ban dengan memeriksa benda-benda yang menempel pada ban. Umumnya terdapat kerikil yang menempel pada sela-sela ban, dan pemilik mobil bisa mencungkilnya guna mencegah terjadinya kebocoran ban. Pemilik mobil juga bisa melakukan penyemiran ban untuk mencegah guratan halus pada dinding ban.



Kembali ke atas