Tips Modifikasi Mobil Ceper Tapi Tetap Nyaman

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 17 April 2020

Tips Modifikasi Mobil Ceper Tapi Tetap Nyaman

momobil.id – Modifikasi mobil merupakan sesuatu yang lumrah dilakukan oleh penggemar kendaraan roda empat. Salah satu modifikasi yang sering terlihat adalah mengganti per bawaan mobil yang membuat ground clearance mobil tersebut menjadi lebih rendah alias ceper. Meski begitu, sebelum memulai modifikasi, pemilik kendaraan harus mengetahui tips membuat mobil ceper tapi tetap nyaman jika mobil tersebut digunakan untuk harian.

Tips pertama membuat mobil ceper tapi tetap nyaman adalah mengganti per lebih pendek dari standarnya. Umumnya ada dua jenis per yakni custom dan sport kit. Per custom merupakan per standar bawaan mobil yang kemudian dipotong sesuai keinginan. Sedangkan sport kit merupakan per aftermarket yang berasal dari pabrikan per itu sendiri.

Kelebihan menggunakan per custom adalah harganya lebih murah dan bisa memesan karakter per apakah lebih empuk dari bawaan pabrikan atau lebih keras. Namun kekurangannya, per custom kemungkinan kurang presisi akibat spring rate yang kurang ideal sehingga akan mengurangi kenyamanan.

Sedangkan sport kit, pengguna hanya bisa mengikuti karakter per dari pabrik tersebut. Kelebihan penggunaan per sport kit adalah jauh lebih presisi antar sisi ketimbang per custom.

Karena itu, bagi yang ingin membuat mobil lebih ceper namun tetap nyaman, direkomendasikan untuk mengganti per yang lebih pendek dengan spring rate yang tepat ketimbang memotong per. Dengan begitu, per asli bawaan mobil bisa disimpan dan bisa digunakan kembali ketika dibutuhkan.

Baca juga: Tiga Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

Adapun secara umum, hal yang harus diperhatikan ketika ingin membuat mobil menjadi lebih ceper adalah memastikan tingkat ketinggian shock dan per harus sama. Karena jika lebih tinggi shock pasti mobil menjadi tidak nyaman ketika dipakai berkendara.

Pemilik mobil juga harus memperhatikan bahwa mereka bisa menurunkan maksimal 5 cm untuk bagian depan dan belakang sehingga masih tersisa jarak untuk ayunan per. Pastikan pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang tepat di kaki-kaki mobil. Perhatikan juga bahan, jenis, serta kerenggangan ulir, tebal diameter dan per itu sendiri.


Kembali ke atas