Tips Modifikasi Mobil Sedan agar Terlihat Ceper: Gunakan Air Suspension

Ditulis oleh : Hizkia Oloan Panjaitan

4 December 2019

Tips Modifikasi Mobil Sedan agar Terlihat Ceper: Gunakan Air Suspension

momobil.id – Hingga saat ini tren mobil ceper menjadi hal yang sering dilakukan para pecinta modifikasi. Biasanya, mobil sedan sering menjadi pilihan ketika pemiliknya ingin melakukan modifikasi agar kendaraannya terlihat lebih ceper. Tak jarang orang menganggap modifikasi mobil ceper sekedar untuk kontes saja. Nyatanya, modifikasi mobil ceper bisa juga dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Namun sebagai catatan, ada konsekuensi yang harus dibayar karena mobil ceper agak merepotkan saat dikendarai.

Banyak ragam dan macam cara untuk membuat mobil tampak menjadi lebih ceper. Salah satunya dengan memotong pegas bawaan mobil. Bisa juga mengganti pegas custom copotan dari mobil lain yang memang sudah lebih dulu dimodifikasi, mengganti suspensi dengan sport kit suspension, atau menggunakan air suspension alias suspensi udara.

Air suspension sendiri merupakan sebuah suspensi udara untuk memodifikasi mobil yang berbeda dengan menggunakan pegas yang sering disebut aliran modifikasi static. Dengan menggunakan air suspension, pengguna dapat mengatur tinggi rendah mobil secara computerize atau juga bisa juga secara manual.

Cara kerja dari air suspension memanfaatkan kompresor udara yang kinerjanya dibantu dengan tenaga mesin. Kompresor tersebut menyuplai udara ke tabung penyimpanan. Nah, udara yang disimpan di tabung penyimpanan dimasukkan ke dalam kantong udara yang berada pada kaki-kaki melalui katup solenoid. Katup solenoid ini menjadi pintu antara udara yang ada pada tabung penyimpanan dan kantong udara.

Sumber Foto : GTspirit

Kantong udara inilah yang bekerja layaknya shock absorber yang dapat bergerak naik turun, namun didesain secara efisien yakni lebih rapat lagi karena berisi udara yang mempunyai tekanan dan mampu meredam guncangan pada saat mobil berada di atas aspal, baik itu di jalan mulus maupun bergelombang.

Air suspension sendiri memiliki beberapa tipe yakni:

Tipe silinder

Pada tipe silinder, pegas dan shock absorber menjadi satu bagian. Kelebihan tipe ini tidak memakan tempat dan paling cocok diaplikasikan pada mobil-mobil ringan seperti mobil sport.

Tipe bag

Suspensi tipe ini mempunyai kantong udara seperti balon. Suspensi ini lebih empuk, sehingga memberikan kenyamanan saat berkendara. Dari segi dimensi, suspensi ini memang memerlukan ruang yang lebih luas untuk ditempatkan di mobil. Mobil yang mengaplikasikan suspensi ini adalah truk dan bus.

Baca Juga: Supercar NCV terbuat dari limbah kayu, ini foto-fotonya

Selain jenis shock dan balon udaranya, air suspension juga bisa digerakan dalam dua cara. Pertama secara manual yakni angin pada kompresor dibuang dengan menggunakan switch yang diputar atau ditekan secara manual.  Kedua bisa menggunakan digital. Dari situ bisa ditingkatkan menggunakan remote, wireless, dan terakhir juga bisa menggunakan software untuk sistem operasi Android atau iOS guna mengatur tekanan udara pada balon suspensi.

Sedangkan untuk perawatannya, pemilik mobil modifikasi baik itu jenis sedan atau lainnya harus mengerti bahwa tabung air suspension ini bisa mengalami pengembunan. Jika air pada tabung tidak dibuang, maka bisa menyebabkan timbulnya karat. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, lebih baik buka keran buang pada tabung untuk mengeluarkan air di dalamnya. Lakukan hal tersebut secara rutin, minimal sebulan sekali.

Sumber Foto : Auto

Kedua, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah tekanan dalam balon. Pasalnya, balon berpotensi pecah saat mendapat hantaman keras. Jadi, usahakan agar tidak memberi tekanan berlebihan pada mobil. Setelah melewati banyak polisi tidur atau permukaan jalan yang tak rata, lebih baik kembalikan tekanan angin pada balon ke posisi aman atau sekitar 20 psi.

Yang terakhir, ketika pemilik mobil modifikasi sedan atau lainnya ingin pergi dan meninggalkan mobil dalam waktu yang cukup lama, lebih baik buang angin yang ada pada balon sampai posisi terendah. Ini dilakukan agar memperpanjang umur dari air suspension tersebut.

Sumber gambar: Vaccar

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas