Tombol Power Window Basah Terkena Percikan Hujan, Biarkan Saja atau Segera Keringkan?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 30 September 2020

Tombol Power Window Basah Terkena Percikan Hujan, Biarkan Saja atau Segera Keringkan?

momobil.id – Ketika turun hujan, pengemudi mobil terkadang perlu membuka jendela ketika melakukan aktivitas tertentu. Misalnya saat membayar tol atau membayar parkir. Tak jarang, percikan air hujan agak membasahi area door trim termasuk membuat area power window sedikit basah.

Ketika area power window sedikit basah, ada yang membiarkannya sampai kering sendiri, tak jarang pula pengemudi yang langsung mengeringkannya. Dari dua perilaku tadi, sebaiknya mana yang harus dilakukan? Apakah perangkat tersebut sudah dirancang tahan air sehingga tak perlu mengelapnya?

Menjawab ini, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota-Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, rekomendasinya segera mengelapnya sampai kering. “Idealnya memang enggak boleh kena air, namun terkadang sulit dihindari ketika buka pintu saat hujan, setidaknya kena tetes. Segera lap untuk menghindari kerusakan komponen switchnya,” ujarnya saat dihubungi kumparan.

Langkah ini juga bertujuan supaya permukaan door trim dan tuas pengaturan tetap awet, tidak ada bercak atau flek penyebab jamur. Power window sendiri merupakan perangkat yang kerjanya butuh kelistrikan. Jika dibiarkan, air kemungkinan menyelinap melalui celah-celah pencungkil power window, kemudian menyebabkan malfungsi. Seperti kaca jendela tidak bisa dibuka atau pengaturan cermin spion tak dapat dilakukan.

Baca juga: Segini Biaya Perawatan DFSK Glory 560 Selama Tiga Tahun

“Bisa saja bagian dalamnya berkarat sehingga mengganggu fungsi kelistrikan. Bisa dari switch power window, motor power window, atau regulator. Kalau dari switch bisa dicek contactnya masih bisa dibersihkan atau rusak komponen elektroniknya,” jelas Didi. Misalnya hujan mengakibatkan korsleting sehingga fungsi pembuka jendela berhenti, bisa dicek apakah sekringnya yang putus. Bila benar, cukup menggantinya dan harganya relatif murah.

Tapi beda cerita manakala komponen penggeraknya yang rusak, seperti motor dinamo dan regulator, maka siapkan kocek mulai dari Rp 300 sampai 800 ribuan tergantung jenis mobil maupun tingkat kerusakan. “Kaca yang tidak bisa dibuka biasanya motornya sudah lemah, harus diganti. Sementara regulator dicek dulu karena pemakaian bisa aus dan oblak,” tambahnya.


Kembali ke atas