Toyota Hanya Jualan Segini Selama Mei 2020, Bagaimana dengan Daihatsu?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 10 June 2020

Toyota Hanya Jualan Segini Selama Mei 2020, Bagaimana dengan Daihatsu?

momobil.id – Dampak negatif akibat pandemi COVID-19 masih dirasakan industri otomotif hingga bulan Mei 2020. Misalnya seperti Toyota dan Daihatsu, yang mengalami penurunan penjualan mobil sepanjang Mei 2020.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi, mengatakan penjualan ritel Toyota pada Mei 2020 mencapai 6.727 unit. Capaian itu turun 78,8 persen dibanding bulan Mei 2019, yang membukukan 31.871 unit.

Sementara itu, total penjualan mobil Toyota pada Mei juga lebih rendah dibandingkan April, yang mampu melego 8.443 unit kendaraan. Oleh karena itu, Anton berharap masa transisi PSBB pada Juni 2020 dapat mengakselerasi kinerja penjualan Toyota, yang terus mengalami penurunan sepanjang tahun berjalan.

“Harapannya, tentu ada kenaikan dibandingkan bulan Mei, tetapi tentu harus kamu monitor hari per harinya apalagi baru satu pekan bulan ini berlangsung,” ujar Anton seperti dilansir Bisnis.com.

Di sisi lain, TAM telah mengoperasikan sejumlah dealer di DKI Jakarta sesuai ketentuan usaha yang mendapat izin kembali beroperasi, termasuk dealer kendaraan baru.

Anton memastikan pengoperasian kembali jaringan dealer di DKI Jakarta akan memenuhi segala kebijakan yang diberlakukan, terutama dalam menjalankan protokol kesehatan.

TAM total memiliki 38 jaringan dealer yang tersebar di Jakarta, sedangkan jumlah dealer Toyota di Jabodetabek mencapai 59 outlet. Anton mengatakan jumlah tersebut mengontribusi 30 persen penjualan secara nasional.

Nol penjualan wholesale sepanjang Mei 2020

Astra Daihatsu Motor
Astra Daihatsu Motor

Daihatsu juga membeberkan data penjualan kendaraannya yang turut terkena dampak pandemi COVID-19. Daihatsu mencatat, penjualan retail yang mampu diperoleh hanya 48.019 unit atau turun 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, market share Daihatsu mengalami kenaikan dari 18,0 persen year to date Mei 2019 menjadi 18,4 persen year to date Mei 2020. Untuk wholesale sales, Daihatsu mengikuti arahan pemerintah dan tak melakukan produksi, sehingga tak ada distribusi kendaraan ke dealer sepanjang bulan Mei 2020.

Selain itu, penjualan nasional di bulan Januari hingga Mei 2020 mampu mencatatkan angka 248 ribu unit atau turun 41 persen dibandingkan tahun 2019.

Baca juga: Perbedaan Mobil MPV, SUV, Crossover yang Perlu Kamu Ketahui

“Memasuki bulan Juni 2020, sudah banyak area di Indonesia yang melakukan relaksasi PSBB, sehingga roda perekonomian mulai menggeliat kembali. Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) seperti dilansir Liputan6.

Sementara, pencapaian wholesale sales Daihatsu periode Januari hingga Mei 2020 sebesar 49.443 unit atau turun 39 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, Daihatsu mengklaim market share secara wholesales mengalami kenaikan dari 19,2 persen pada 2019 menjadi 19,9 persen di 2020.

Adapun Daihatsu Sigra masih berada di posisi pertama dengan raihan 13.846 unit atau berkontribusi 28,8 persen. Selanjutnya terdapat Gran Max (PU) dengan angka 9.483 unit (19,7 persen) dan Terios 7.687 unit (16,0 persen).



Kembali ke atas