Cara Menghilangkan Swirl Mark di Body Mobil, Cukup Pakai Peralatan Ini

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 28 June 2020

Cara Menghilangkan Swirl Mark di Body Mobil, Cukup Pakai Peralatan Ini

momobil.id – Swirl mark atau baret halus pada bagian body memang terlihat mengganggu penampilan mobil. Namun baret haus seperti masih cukup mudah dihilangkan dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Salah satu penyebab baret halus atau swirl mark adalah karena kebiasaan pemilik kendaraan yang sering menunda mencuci mobilnya ketika sudah kotor. Hal ini akan mempercepat tampilan mobil menjadi lebih kusam.

Jika sudah kusam, selain banyak kotoran dan jamur yang menempel, body mobil juga rentan terkena baret halus yang berbentuk memutar layaknya sarang laba-laba atau biasa dikenal dengan baret swirl. Baret swirl ini timbul lantaran pemiliknya malas mencuci mobil atau cara mencucinya kurang benar.

Baret swirl paling mudah muncul akibat mencuci dan mengeringkan mobil dengan menggunakan lap karet atau Kanebo dengan gerakan memutar. Sehingga baret halus lama-lama akan timbul dengan bentuk yang membulat dan menjadi swirl. Namun ternyata, jika body mobil sudah terdapat baret halus, membersihkannya cukup dengan produk poles penghilang baret swirl.

Sebelum menggunakan produk poles, cuci dulu mobil sampai bersih. Setelah itu, tuangkan produk penghilang baret swirl pada mesin poles atau spons. Poleskan pada bodi yang baret dengan cara memutar hingga baret mulai pudar atau hilang dan bersihkan residu sisa obat poles dengan kain microfiber.

Baca juga: MG Motor Indonesia Hadirkan Digital Showroom Usai Hadirkan MG ZS

Setelah semua baret swirl dibersihkan, proses selanjutnya adalah menggunakan produk poles seperti dual action cleaner polish untuk membersihkan cat. Cara memakainya, tuang pada mesin poles atau spons, dan poles seluruh bodi mobil dengan gerakan memutar hingga merata. Setelah itu bersihkan dengan kain microfiber. Kemudian tuangkan wax pada mesin poles atau spons, lalu poles kembali hingga merata, lalu diamkan sekitar 15 menit agar lapisan wax benar-benar kering.

Jika semua itu sudah dilakukan, maka proses telah selesai dan pemilik mobil bisa memperhatikan perbedaannya apakah masih ada baret halus pada permukaan body mobil.



Kembali ke atas