Lakukan Tiga Hal Ini agar Kinerja Shockbreaker Tetap Optimal

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 25 May 2020

Lakukan Tiga Hal Ini agar Kinerja Shockbreaker Tetap Optimal

momobil.id – Ketika melintas di jalan bergelombang maupun rusak, peran shockbreaker pada mobil akan sangat terasa. Agar kinerjanya tetap optimal, pemilik kendaraan perlu merawat shockbreaker mobil agar pengemudi maupun penumpang tetap nyaman selama berkendara.

Merawat shockbreaker mobil memang mencakup banyak hal. Namun seperti dilansir Otopedia, setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan guna menjaga kinerja shockbreaker tetap optimal. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Cara Merawat Electric Sliding Door Mobil agar Tidak Macet

Bersihkan kotoran

Lokasinya yang berada di kolong mobil membuat kotoran mudah menempel di shockbreaker, seperti pasir halus misalnya. Pasir halus yang menempel pada shockbreaker dikhawatirkan bisa menggores bagian as shocbreaker mobil. Jika kondisi tersebut didiamkan, lama kelamaan dinding shockbreaker juga akan menjadi aus dan terkikis. Inilah yang menyebabkan kebocoran pada shockbreaker.

Selain itu, air hujan yang menempel juga bisa membuat karat di sejumlah bagian shockbreaker. Bahkan, karat tersebut bisa menyerang bagian bushing dan baut dudukan shockbreaker.

Agar terhindar dari masalah tersebut, ada baiknya segera membersihkan bagian kaki-kaki mobil, khususnya setelah melintas di jalan dalam kondisi hujan. Bersihkan dengan air bersih dan sabun agar hasilnya lebih maksimal.

Cek karet pelindung shockbreaker

Masuknya kotoran ke dalam atau bagian shockbreaker berhubungan juga dengan kondisi karet pelindung shockbreaker. Pastikan selalu mengecek kondisi karet pelindung shockbreaker agar tetap bersih dari kotoran. Jika karet pelindung rusak, otomatis kotoran akan mudah masuk ke dalam dinding shockbreaker. Akibatnya bisa mengganggu kinerja dari shockbreaker mobil.

Batasi muatan

Hal lain yang harus diperhatikan untuk menjaga shockbreaker tetap awet adalah membatasi muatan mobil. Jangan membiarkan muatan mobil melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Pasalnya, shockbreaker memiliki kekuatan berat beban maksimal yang harus ditahannya. Jika dipaksakan, bukan tak mungkin shockbreaker mobil akan mengalami kebocoran.


Kembali ke atas