Daftar Komponen yang Bisa Cek Sendiri Selama Mobil Nganggur di Rumah

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 9 July 2021

Daftar Komponen yang Bisa Cek Sendiri Selama Mobil Nganggur di Rumah

momobil.id – Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mobil mungkin bakal sering nganggur di rumah. Meski jarang digunakan, pemilik mobil sebaiknya juga sesekali melakukan cek dan ricek beberapa komponen yang bisa diperiksa sendiri di rumah.

Pemilik mobil setidaknya bisa cek sendiri tujuh komponen mobil selama berada di rumah. Pemeriksaan ketujuh komponen ini dilakukan agar kondisi mobil tetap prima. Berikut tujuh komponen mobil yang bisa kamu periksa sendiri di rumah, seperti dikutip dari Auto2000.

Oli mesin

Memeriksa oli mesin cukup mudah. Kamu tinggal cek takarannya melalui dipstick apakah tingkat oli mesin masih cukup atau perlu ditambah/diganti. Kamu juga bisa melihat odometer untuk memantau waktu terakhir ganti oli mesin. Rekomendasi penggantian oli mesin adalah setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Sebenarnya selain oli mesin, ada oli transmisi yang harus diperhatikan kondisinya. Namun karena posisi transmisi ada di kolong mobil, kamu cukup memastikan tidak ada kebocoran di rumah transmisi dan memeriksa kapan terakhir menggantinya.

Filter mobil

Selain oli, komponen yang mudah diperiksa adalah filter-filter yang ada di mobil. Misalnya filter oli, filter udara, dan filter bensin. Peran filter tidak bisa dianggap sepele karena berfungsi sebagai penyaring kotoran yang berusaha masuk ke dalam mesin.

Jika diabaikan maka akan timbul masalah, seperti kotoran lolos sehingga mengganggu sirkulasi fluida dan merusak kinerja mesin. Yang tidak kalah penting adalah filter AC di kabin mobil karena jika dibiarkan akan membuat aliran udara AC mampet dan gagal mendinginkan kabin.

Lampu dan aki mobil

Saat di rumah saja, kamu juga bisa memeriksa kondisi lampu-lampu mobil seperti lampu utama, lampu kabut, lampu rem dan lampu sein. Langkah ini dapat dilakukan sembari memanaskan mesin mobil.

Selain lampu, pastikan juga aki dalam kondisi prima. Aki merupakan salah satu sumber utama kelistrikan mobil yang harus dijaga karena ada risiko masalah seperti korsleting listrik kalau sampai tidak dirawat. Selain memanaskan mesin untuk mengisi ulang aki, kamu bisa menambah air aki tipe basah jika kurang serta membersihkan terminal aki yang kotor.

Ban mobil

Periksa ban mobil untuk memastikan telapak ban belum aus dan tekanan angin terjaga sesuai rekomendasi pabrik. Periksa pula dinding ban dari risiko benjol dan permukaan pelek mobil jangan sampai ada yang retak atau pecah. Memeriksa ban serep juga perlu dilakukan.

Cairan mobil

Selain oli mesin, ada cairan lain yang tidak kalah penting yakni air radiator, minyak rem, dan washer atau pembersih kaca depan mobil. Air radiator berfungsi sebagai pendingin agar temperatur mesin stabil.

Baca juga: Kebiasaan Mengemudi yang Bisa Membuat Konsumsi BBM Lebih Boros

Pastikan tangki air radiator tidak kurang dari batas maksimal dan segera tambahkan jika berkurang. Minyak rem sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara karenanya pastikan volumenya tidak berkurang. Sedangkan air washer membantu wiper untuk membersihkan kaca depan supaya visibilitas pengemudi tetap terjaga.

Rem mobil

Untuk memeriksa rem, pastikan tidak ada kebocoran antara tabung penyimpan minyak rem menuju rem mobil. Apalagi bila ternyata minyak rem berkurang cukup banyak yang menandakan ada masalah pada sistem pengereman.

Saat memanaskan mesin, maju-mundurkan mobil dan lakukan pengereman untuk merasakan kinerjanya. Jika terasa kurang pakem artinya ada masalah, biasanya di bagian kampas rem yang mulai aus. Segera ganti karena terkait keselamatan tidak bisa diremehkan.

Wiper

Kondisi karet wiper yang sudah mengeras bisa merusak kaca depan yang akan mengganggu visibilitas, bahkan timbul baret yang merusak kaca mobil. Bila ada, cek pula kondisi wiper belakang yang kerap terlupakan.

mobil terkait

Rp 177.000.000

Individu

JAKARTA SELATAN

Rp 192.000.000

Individu

MEDAN

Rp 268.000.000

Individu

PALU

Rp 160.000.000

Individu

JAKARTA SELATAN

Rp 195.000.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 235.000.000

Individu

JAKARTA SELATAN


Kembali ke atas