Buat yang Suka Lupa Ganti Oli Gardan, Ini Efek Negatifnya Pada Mobil

28 Juni 2024, 15:32 WIB

Ditulis oleh Danang Setiaji

Ilustrasi penggantian oli gardan mobil

momobil.id – Selain oli mesin, mobil juga memiliki beberapa oli lain seperti oli gardan. Layaknya oli mesin, oli gardan mobil juga perlu dilakukan penggantian secara berkala.

Sebagai informasi, oli gardan berfungsi sebagai pelumas untuk melumasi kontak gigi pada box gardan. Pelumas ini juga akan memberikan perlindungan pada pinion gear supaya tidak bersinggungan langsung dengan bearing.

Penggantian oli gardan umumnya merujuk pada jarak tempuh. Biasanya, penggantian oli gardan dilakukan secara berkala setiap 20.000 km sekali atau maksimal 40.000 km sekali.

Bila melihat durasinya, oli gardan tampak lebih awet dari oli mesin. Namun ini juga yang membuat beberapa pemilik mobil mungkin lupa untuk melakukan penggantian oli gardan secara tepat waktu.

Penggantian oli gardan mobil biasanya berhubungan dengan oli transmisi yang juga perlu diganti dengan jarak kilometer yang sama. Lalu, apa jadinya jika terlambat melakukan penggantian oli gardan? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Bikin mobil overheat

Oli gardan bukan hanya berperan sebagai pelumas, namun juga berpengaruh sebagai pendingin yang ada pada mesin gardan. Bila jarang diganti, gardan bisa macet dan terjadi perubahan suhu yang makin tinggi hingga overheat. Ketika suhunya meninggi, komponen gardan ini juga bisa memuai.

2. Muncul suara bising

Suara ini muncul karena terjadinya gesekan pada semua komponen gear yang akhirnya membuat kerusakan pada gear transmisi.

Suara bising ini muncul dari kotak CVT. Ketika berkendara di jalan datar sekalipun, bunyi ini akan terus terdengar. Jika suaranya semakin kencang menandakan kerusakan semakin parah.

3. Kerusakan gear ratio

Semua kendaraan yang menggunakan transmisi otomatis, kinerjanya bergantung pada gear ratio. Perlu diketahui, gear ratio akan bekerja optimal asalkan oli gardan masih bisa berfungsi untuk melumasi.

Apa yang terjadi jika tidak ada oli? Tentu saja gear ratio tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Ketika kerusakan terjadi, maka jalan satu-satunya adalah dengan mengganti komponen tersebut. Dan harga komponen gear ratio relatif tidak murah.

4. Roda mobil sulit dikendalikan

Roda pada mobil disetel agar bisa diatur atau dikendalikan sesuai keinginan. Perputaran roda pun tidak selalu memiliki kecepatan yang sama, contohnya saja saat berbelok.

Gardan berfungsi dalam mengatur kecepatan perputaran roda dalam transmisi otomatis. Fungsi gardan jadi tidak optimal karena oli yang dibutuhkan tidak bekerja maksimal.

Akhirnya akan membuat roda pada mobil berputar dengan kecepatan yang sama. Akibatnya, roda menjadi sulit dikendalikan.

5. Perputaran mesin terhambat

Saat mesin bekerja, terjadi gesekan dinamis di dalamnya. Ketika oli gardan sudah tak layak pakai, maka gesekan dinamis akan terlalu keras.

Gesekan keras ini akan membuat perputaran antar mesin terhambat dan membuat pengalaman berkendara menjadi tidak nyaman.

Baca juga: Ini Sebabnya Mengapa Ban Mobil Perlu Rotasi Setiap 10.000 Km Sekali

Adapun tanda oli gardan sudah perlu diganti seperti munculnya suara dari kolong mobil. Suara yang muncul seperti berdengung lantaran permukaan gear sudah tidak licin lagi.

Ciri kedua, getaran pada mobil akan terasa lebih kencang. Ini bisa dites ketika melewati jalanan menurun atau saat berbelok.

Dan ciri terakhir, adanya perubahan warna pada oli gardan. Warna oli gardan yang sudah tidak layak pakai adalah yang berwarna putih keabu-abuan atau abu-abu metalik gelap.

Simulasi Kredit

Simulasi kredit

Sudah ketemu mobil impianmu? Cek simulasi cicilannya disini

Oli Gardan
oli gardan mobil
oli mesin
oli transmisi





Whats App LogoChat