Mengenal Berbagai Komponen Penting pada Mesin Mobil

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 20 July 2020

Mengenal Berbagai Komponen Penting pada Mesin Mobil

momobil.id – Mesin adalah bagian paling vital pada setiap mobil. Tanpa mesin, tentu saja mobil tidak bisa berjalan. Pada bagian mesin sendiri, terdiri dari beberapa komponen penting yang sangat berpengaruh pada performa mesin mobil.

Meski mesin mobil terdiri dari berbagai komponen penting, tak semua orang mengetahui apa sajakah komponen tersebut. Pada artikel kali ini akan membahas tujuh komponen penting pada bagian mesin yang mempengaruhi kinerja mesin mobil.

Baca juga: Waspada Bahaya Microsleep saat Sedang Berkendara, Begini Cara Menghindarinya

Blok silinder

Blok silinder merupakan komponen inti mesin yang digunakan untuk menopang semua bagian-bagian utama mesin seperti piston, kepala silinder, oil pan dan poros engkol. Meski bernama blok silinder, bentuk komponen ini tidak melingkar seperti silinder. Hal ini karena fungsi utamanya yang berperan sebagai penopang komponen lainnya seperti sebagai dudukan poros engkol dan oil pan, hingga dudukan kepala silinder.

Silinder

Untuk bisa bergerak, mobil memerlukan komponen yang mampu mengubah energi panas menjadi energi mekanik. Dalam hal ini, bagian silinder berperan penting untuk mobil. Silinder merupakan bagian utama tempat piston bekerja. Pemakaian beberapa silinder biasanya disusun sejajar dalam satu garis di dalam blok mesin.

Kepala silinder

Kepala silinder merupakan komponen penutup blok silinder yang bertugas menutup rongga silinder, dimana ruang yang ditutup tersebut adalah ruang pembakaran. Komponen ini bersifat statis atau tidak bergerak. Karena fungsinya memang hanya sebagai penutup bagian atas blok silinder. Jadi setelah kepala silinder terpasang di atas blok silinder, maka pembakaran di dalam mesin bisa terjadi.

Carter

Carter (karter) atau penampung oli merupakan komponen pada mesin yang terletak di bagian paling bawah. Di antara carter dengan crankcase terdapat packing atau gasket yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran oli. Carter sendiri berfungsi untuk menampung oli atau pelumas di dalam mesin sehingga oli pelumas selalu tersedia. Apabila tidak ada oli pelumas di dalam mesin tentu saja bagian-bagian di dalam mesin yang saling bersinggungan akan cepat panas dan cepat aus sehingga mempercepat kerusakan pada komponen tersebut.

Piston

Piston pada mesin memiliki fungsi utama sebagai pengubah volume silinder. Hal ini karena untuk menjalankan siklus pembakaran, harus ada proses-proses seperti pemasukan bahan (udara dan bensin), langkah kompresi, langkah pembakaran dan langkah pembuangan gas sisa pembakaran. Keempat proses ini dapat dijalankan pada satu komponen melalui bantuan piston.

Batang Piston

Tanpa adanya batang piston, maka piston tidak akan dapat bergerak naik turun karena piston hanya mengubah volume dari silinder. Setidaknya ada tiga fungsi batang piston. Pertama, menghubungkan piston dengan poros engkol (crankshaft) sehingga tenaga yang dihasilkan saat proses pembakaran dapat diteruskan ke poros engkol. Kedua, sebagai pendukung piston agar dapat bergerak naik turun di dalam silinder. Ketiga, batang piston dijadikan lengan untuk mengubah gaya naik turun menjadi gaya putar bersama-sama dengan poros engkol.

Poros engkol

Poros engkol atau juga disebut dengan kruk as atau crankshaft merupakan bagian dari mesin yang berfungsi untuk mengubah gerakan naik turun piston menjadi gerakan putar. Selain untuk mengubah gerakan, poros engkol juga berfungsi untuk meneruskan gaya putar ini menuju ke fly wheel dan selanjutnya ke sistem pemindah tenaga.


Kembali ke atas