Penyebab Kaca Mobil Bermasalah dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 24 June 2020

Penyebab Kaca Mobil Bermasalah dan Cara Mengatasinya

momobil.id – Dinamo power kaca tak melulu menjadi biang masalah ketika kaca mobil tak bisa naik turun secara sempurna. Selain dinamo power kaca, komponen yang sudah aus juga bisa menjadi penyebab kaca mobil bermasalah sehingga tak bisa beroperasi secara normal.

Menurut Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, regulator kaca yang rusak disebabkan karena usia dan pemakaian. “Regulator itu ada gigi (penggerak), jika sudah aus dia akan oblak karena sering naik turun karena pemakaian,” jelas Didi seperti dilansir Kumparan.

Selain itu, gejala yang timbul dari rusaknya regulator adalah kaca tak bisa menutup dengan sempurna. Ini akibat ada gigi yang patah atau sudah termakan, jadi posisi kaca menjepit bagian atas frame pintu tak bisa presisi. “Ketika regulator berat untuk naik turun, kerja dinamo motor kaca juga akan semakin berat. Jika terus dipaksakan, dinamo motor juga akan rusak,” paparnya.

Didi tak bisa merinci kapan waktu tepat untuk melakukan pengecekan terhadap komponen regulator. Ia menyarankan agaar melakukan perawatan intensif di bagian yang terlihat. “Dia bentuknya seperti gunting ada engsel dan pengait. Posisinya di balik di doortrim. Perawatan mudah sebenarnya bisa di run door glass-nya, semprotkan dengan cairan silicon spray agar kaca jendela lancar tidak membebani regulator dan dinamo,” ungkapnya.

Tak sedikit pemilik yang melakukan reparasi jika regulator kaca sudah rusak. Umumnya spesialis kaca mobil akan memperbaiki dengan cara dilas atau dikikir ulang ulir giginya. “Menurut saya sih aman-aman saja, tapi balik lagi sama daya tahan saya enggak tau bisa lama atau enggak. Kalau mau aman sebaiknya diganti dengan yang baru,” ucapnya.

Baca juga: Lakukan Lima Hal Ini agar Sunroof Lebih Awet

Adapun pemilik mobil juga perlu mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan kaca mobil bermasalah dan mengalami kerusakan. Pertama, karena motor jendela yang terlalu panas akibat penggunaan terus menerus. Kedua, regulator jendela pecah sehingga akan menghasilkan suara keras saat pengguna mencoba membuka atau menutup jendela. Ketiga, kerusakan pada tombol power yang berakibat suplai tenaga tidak sampai ke motor sehingga jendela tidak berfungsi sebagaimana mestinya.


Kembali ke atas