Perhatikan Lima Hal Berikut Sebelum Ganti Pelek Mobil Aftermarket

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 8 October 2020

Perhatikan Lima Hal Berikut Sebelum Ganti Pelek Mobil Aftermarket

momobil.id – Pelek standar yang diberikan pabrikan mobil mungkin tidak sesuai dengan selera semua orang. Karena itu, ganti pelek mobil dengan produk aftermarket merupakan opsi yang biasa dipilih oleh para pemilik kendaraan.

Namun sebelum memutuskan ganti pelek mobil dengan yang ada di aftermarket, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mobil tetap nyaman digunakan. Karena jika asal mengganti pelek mobil, bisa berakibat pada ketidaknyamanan berkendara dan yang paling parah bisa merusak kendaraan itu sendiri. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan ketika ganti velg mobil oleh pemilik kendaraan? Berikut ulasannya.

Baca juga: Tertarik Meminang Suzuki Ignis? Segini Biaya Perawatannya

Diameter

Diameter pelek bisa dilihat dari ukuran ring. Saat ini ada berbagai macam jenis ring mulai dari ring 13, 14, 15, 16, 17, hingga 22. Ketika memilih ukuran ring, perhatikan juga ukuran pelek standar. Jangan memilih ring yang terlalu besar dari ukuran standar karena dikhawatirkan bisa mentok atau gasruk jika mobil mengangkut beban full penumpang.

Lebar pelek

Bagian ini juga penting diperhatikan karena nanti akan menyesuaikan dengan ban yang dipakai agar tidak mentok. Di bagian lebar pelek ini biasanya ada kode huruf yang menandakan peruntukkan pelek tersebut seperti:

J: kendaraan penumpang

JJ: kendaraan SUV

F, G, H: kendaraan mini van, pick up

S, T, V: kendaraan komersial

PCD

PDC velg
PDC velg

PCD merupakan singkatan dari Pitch Circle Diameter. Setiap mobil memiliki ukuran PCD yang berbeda. Ukuran PCD yang biasa ditemui seperti 5×100, 4×100, 5×114,3, 4×114,3, dan sebagainya. Ukuran tersebut bisa dibaca dalam artian jumlah baut dan diameter PCD tersebut. Misalnya PCD 5×100, artinya ada lima baut dan jarak diameter antar bautnya 100 mm.

Center Bore

Center bore merupakan lubang yang terletak di bagian tengah pelek. Mengukur center bore juga termasuk hal yang penting karena nantinya center bore ini yang akan duduk di center hub mobil. Sebaiknya, center bore cocok dengan center hub guna mengurangi getaran dan mengurangi beban yang diterima baut roda. Lalu, bagaimana jika center bore ternyata kurang pas dengan center hub? Biasanya hal seperti ini diakali dengan penggunaan centering agar center bore lebih pas ketika dipasang di center hub.

Offset

Offset velg
Offset velg

Ini merupakan istilah lain untuk menyebut seberapa besar permukaan tengah pelek menjorok ke dalam atau ke luar. Offset biasanya ditandai dengan bilangan angka dan kode ET. Misalnya, ET25, ET45, dan sebagainya. Semakin kecil angka yang tercantum maka semakin penampang tengah pelek makin ke dalam. Sebaliknya, semakin besar angka yang tertulis maka maka penampang tengah pelek semakin ke luar dari bibir pelek.


Kembali ke atas