Tak Kalah dengan Mobil Baru, Harga Mobil Lawas Ini Masih Tetap Tinggi

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 19 May 2020

Tak Kalah dengan Mobil Baru, Harga Mobil Lawas Ini Masih Tetap Tinggi

momobil.id – Seiring usia pemakaian, harga kendaraan bermotor dalam kondisi bekas umumnya selalu turun setiap tahunnya. Namun terkadang ada juga kendaraan yang harga jual sekennya justru lebih mahal dibanding model terbaru. Misalnya harga mobil lawas bisa saja lebih mahal dari harga mobil terbaru saat ini.

Pada beberapa jenis mobil lawas bahkan ada yang tak mempunyai harga pasaran yang pasti. Harga mobil lawas ini bisa saja sebanding atau lebih mahal dengan harga mobil baru. Seperti dilansir Kompas.com, setiap proses jual beli biasanya ditentukan oleh kesepakatan antara penjual dan pembeli saja.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi mahal atau tidaknya harga mobil lawas, salah satunya adalah sejarah atau kelangkaannya. Semakin langka mobil, tentu akan memiliki harga cukup tinggi yang bisa dibilang tak masuk akal. Helmie Sarosa, Pemilik showroom mobil lawas Kedai Built Up di Bekasi mengatakan, harga mobil lawas di pasaran sangat variatif, tidak ada patokan yang jelas.

“Saya bilang investasi tidak hanya pada emas. Simpel aja mobil built up (CBU/Completely Built Up), mobil retro tahun 70-an atau 80-an itu akan naik,” ujar Helmie. Akan tetapi, ia menambahkan, tidak semua mobil lawas bisa dijadikan sebagai investasi. Mobil yang memiliki kriteria tertentu saja yang harganya bisa sangat tinggi bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

“Seperti Mazda MX6 atau Mazda Astina, itu mobil keren dan unik, tapi harganya tidak begitu signifikan naiknya. Karena dulu banyak dijual di sini,” kata Helmie.

Beberapa mobil lawas dari pabrikan lokal yang justru harganya terus naik salah satunya adalah Corolla DX. “Mobil lokal yang harganya naik terus, seperti Corolla DX atau Hardtop. Tapi kalau dibandingkan dengan yang model built up, pasti lebih tinggi lagi, misalnya DX versi kupe atau hardtop versi Australia,” tuturnya.

Dia mencontohkan, Corolla DX tipe sedan dengan kondisi yang sudah bagus dan rapi harganya bisa mencapai Rp100 jutaan. Berbeda lagi dengan model coupe atau station wagon yang harganya bisa jauh lebih tinggi, yakni mencapai Rp150 jutaan hingga Rp170 jutaan. Menurutnya, mobil dengan model coupe atau dua pintu, station wagon, hingga convertible atau atap terbuka mempunyai keunikan tersendiri. Jadi tidak heran jika harga mobil dengan model tersebut bisa tetap bertahan di kisaran harga yang cukup tinggi.

Baca juga: Baru Pertama Kali Mengemudikan Mobil di Jalan Tol? Simak Tips Berikut

“Mereknya harus sudah ada di Indonesia, tapi modelnya jarang. Seperti model coupe atau station wagon itu harganya enggak pernah turun, karena jarang di Indonesia, makanya lebih diminati,” kata Helmie.

Selain mobil pabrikan Jepang, mobil lawas produk dari Eropa juga ada beberapa yang memiliki harga tinggi. Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, menuturkan mobil lawas yang harganya masih tinggi salah satunya adalah BMW seri 3. “Dengan kondisi bagus dan masih original itu harganya bisa sampai Rp100 juta sampai Rp200 jutaan,” kata Herjanto. Kemudian ada juga beberapa tipe mobil Mercy yang harganya juga sangat tinggi seperti Boxer, Baby Benz.

“Jika kondisinya masih mulus orisinal semua harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Apalagi, jika ban serepnya juga masih belum dipakai, itu harganya akan sangat tinggi lagi,” tuturnya. Menurutnya, harga mobil lawas tidak bergantung hanya pada tahun produksinya tetapi juga kondisi dan keaslian dari mobil itu sendiri.

Semakin banyak komponen maupun aksesori yang masih asli maka harganya pun tidak bisa ditentukan seperti di pasaran. “Harganya bisa lebih mahal dari harga mobil baru sekarang ini, jadi kembali lagi melihat kondisinya,” ucapnya.


Kembali ke atas