Tiga Model Ini Berikan Kontribusi Besar untuk Ekspor CBU Suzuki

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 22 June 2020

Tiga Model Ini Berikan Kontribusi Besar untuk Ekspor CBU Suzuki

momobil.id – Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi hampir semua sektor, termasuk industri otomotif. Pada industri otomotif, menurunnya penjualan kendaraan merupakan dampak dari pandemi COVID-19. Meski begitu, di tengah penurunan pasar otomotif, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil membukukan pertumbuhan positif melalui ekspor Completely Built Up (CBU).

Selama Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU Suzuki lebih tinggi 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini membuat ekspor Suzuki secara keseluruhan tumbuh di saat neraca ekspor industri otomotif turun.

“Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi dari 22 persen. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pada pandemi COVID-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif,” jelas Assistant Dept. Head Production Planning Control PT SIM, Aris Yuliyantoro.

All New Ertiga dan New Carry masih menjadi lini produk yang memberikan kontribusi tertinggi, disusul XL7 yang mendorong ekspor Suzuki tumbuh secara positif. Selama periode Januari sampai Mei 2020, primadona ekspor CBU masih didominasi All New Ertiga yang menjadi kontributor terbesar, yaitu sebanyak 7.880 unit. Peningkatan ekspor juga didukung oleh kontribusi New Carry sebanyak 3.339 unit. Tak hanya itu, XL7 yang diluncurkan sebagai lini produk baru pada Februari lalu turut mendorong ekspor Suzuki dengan kontribusi sebanyak 2.169 unit.

Baca juga: Cara Mudah Melakukan Engine Break pada Mobil Matic

Tahun 2020 ini pun, Suzuki akan mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara di dunia. “Peningkatan ekspor ini membangun optimisme Suzuki untuk kembali beroperasi setelah menghentikan sementara kegiatan pabrik. Saat ini pasar internasional dalam masa pemulihan, dan untuk memenuhi permintaan ekspor, secara bertahap kami kembali berproduksi dengan menerapkan Suzuki Hygiene Commitment dan protokol kesehatan,” paparnya.

“Kami harap industri otomotif dan lainnya cepat pulih dan bangkit bersama agar bisa memberikan kontribusi positif untuk Indonesia,” tambah Aris.


Kembali ke atas